Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan seluruh Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan dapat beroperasi penuh pada akhir 2026. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, dan diberitakan RRI Manado pada 28 April 2026.
Total 1.838 unit
Menurut pembaruan tersebut, jumlah Koperasi Merah Putih di Sulawesi Utara mencapai 1.838 unit. Sekitar 130 unit sedang dalam proses pembangunan gerai, sementara 9 unit telah selesai. Ratusan titik lain masih menjalani verifikasi lahan sebelum pembangunan.
Gerai diarahkan menjadi bagian rantai distribusi
Fungsi yang disebutkan mencakup distribusi kebutuhan warga seperti pupuk bersubsidi, LPG, beras, dan sembako. Koperasi juga diharapkan dapat menyerap hasil produksi masyarakat untuk dipasarkan kembali, sehingga rantai distribusi lebih pendek dan harga lebih stabil.
Pembiayaan tetap harus dibaca sebagai kewajiban usaha
RRI juga menulis adanya skema kredit lunak yang dibahas untuk mendukung fasilitas dan modal usaha. Karena sifatnya kredit yang harus dikembalikan, pengelola perlu membaca syarat resmi, kemampuan arus kas, dan risiko sebelum mengambil keputusan.
